Wafatnya Sang Pahlawan TGH.Ahmad Nurul Azim ,Sepulang Melayat Sang Muridpun Ikut Menyusul

Acara pemakaman TGH.Ahmad Nurul Azim (Photo shot by Sinar Harapan Photografi)
Pringgaselaselatan.desa.id, Desa pengadangan dan Kecamatan Pringgasela umumnya hari ini Kamis, 19 Juli 2018 berduka.Seorang panutan dan sosok pahlawan agama dan bangsa TGH.Ahmad Nurul Azim telah menghadap Sang Kuasa di usianya yang kurang lebih 90 Tahun pagi tadi di rumah kediamannya Desa pengadangan kecamatan Pringgasela .Ribuan Jamaah yang berasal dari berbagai wilayah datang untuk melayat.Di balik berita duka meninggalnya TGH.Ahmad Nurul Azim tak lama kemudian disusul oleh murid beliau Ust.H.Saipul. Seperti yang dituturkan jamaah saat berkunjung untuk melayat, Ust.H.Saipul sempat pergi melayat ke rumah gurunya namun seketika keluar dari gerbang rumah duka beliau sempat terjatuh dan dilarikan ke Puskesmas,namun Allah S.W.T Yang Kuasa lebih dulu memanggil beliau diperjalanan menuju Puskesmas yakni ketika baru sampai di Pancor Santik Desa Pengadangan.

Acara pemakaman TGH.Ahmad Nurul Azim (Photo shot by Sinar Harapan Photofrafi)

Masyarakt berduyun-duyun datang untuk melayat,mensholatkan sekaligus menghantarkan beliau ketempat pemakamannya.Para jamaah terlebih dahulu mengikuti acara pemakaman Ust.H.Saipul sehabis zuhur dan disusul pemakaman TGH.Ahmad Nurul Azim ba’da Asar. Sebelumnya masyrakat memenuhi sampai halaman masjid besar Desa Pengadangan untuk menunaikan Sholat fardu dan Sholat Jenazah secara bersama-sama. Sungguh disinilah terlihat Kuasa Ilahi atas hambanya yang Sholeh, lautan manusia mengiringi jenazah mereka berdua sampai ke tempat pemakaman.

Lokasi Pemakaman TGH.Ahmad Nurul Azim

TGH.Ahmad Nurul Azim dimakamkan di Musholla Darussolihin Kebon Doe Desa Pengadangan. Masyrakat yang menghadiri pemakaman menempati persawahan-persawahan warga yang ada di sekitar makam,saking banyaknya warga yang datang jalanpun ikut dipenuhi pengantar jenazah. Acara pemakaman sendiri berlangsung sampai menjelang waktu magrib.

TGH.Ahmad Nurul Azim adalah tokoh religius yang pertama kali membawa Islam masuk ke Desa Pengadangan. Perjuangan beliau mesyiarkan Islam masa itu penuh dengan bala dan cobaan seperti halnya para Walisongo di tanah Jawa.Sungguh tidak bisa kita bayangkan bagaimana kondisi masyrakat sebelum adanya ajaran Islam dimana kepercayaan animisme dan dinamisme serta berbagai ilmu sihir masih kental di Masyrakat. Jangankan di zaman dahulu ,masa modern sekarang inipun masih ada orang-orang yang mempercayai dan menggunakan ilmu-ilmu yang dilaknat tersebut. Sehingga tugas kitalah yang masih hidup sebagai murid beliau untuk melanjutkan perjuangannya untuk terus menerus mensyiarkan nilai-nilai Islam yang telah diajarkan. Semoga amal Ibadah beliau berdua diterima oleh Allah S.W.T dan ditempatkan bersama orang-orang Sholeh di sisi-Nya Amiin Allahumma Amin. (KT)

3 thoughts on “Wafatnya Sang Pahlawan TGH.Ahmad Nurul Azim ,Sepulang Melayat Sang Muridpun Ikut Menyusul

  1. Sumber gambar atau nama orang yang mengambil gambar ditaruh, supaya kesan penulisannya lebih baik. Trmksh

Tinggalkan Balasan